Survei: Masyarakat Berencana Liburan dalam Waktu Dekat

Pada tanggal 1 hingga 15 Juli 2020, startup marketplace yang bergerak khusus di bidang pariwisata, OpenTripID melakukan survei terbuka di website resmi Open-Trip.id. Survei yang diikuti oleh 1005 orang berbagai usia bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh minat masyarakat terhadap pariwisata Indonesia di era kenormalan baru ini.

Hal yang menarik, dari total yang mengikuti survei, 73 persen mengaku memiliki rencana untuk melakukan perjalanan dalam jangka waktu 2 bulan mendatang. Sisanya yakni 27 persen masih belum melakukan perencanaan perjalanan wisata. Ini membuktikan minat masyarakat untuk berwisata masih sangat tinggi.

“Di era ne normal ini minat masyarakat sangat tinggi untuk bisa kembali berwisata. Oleh karena itu OpenTripID memberikan penawaran khusus. Misalnya promo platinum member dari Rp250 ribu menjadi gratis. Promo ini berlaku hingga 30 Agustus 2020 mendatang,” ucap Founder OpenTripID, Eka Saparingga.

Dari survei tersebut juga membuktikan banyak yang memilih untuk berwisata di dalam negeri dibandingkan luar negeri. Dengan persentase 73 persen untuk wisata dalam negeri dan 27 persen untuk wisata luar negeri.

Sementara untuk tujuan wisata, 51 persen memilih untuk liburan di pantai, 30 persen wisata pegunungan, 12 persen untuk wisata kuliner dan 7 persen untuk wisata modern seperti mall atau taman rekreasi. Untuk destinasinya, empat teratas yang dipilih ialah Bromo, Kawah Ijen, Yogyakarta dan Bali.

Baca juga: 5 Pantai yang Dihiasi Batu Granit Raksasa

Hal menarik lainnya, dari 1005 koresponden, 36 persen memilih menggunakan pesawat sebagai moda transportasi dan 12 persen memilih bus. Sementara orang yang memilih menggunakan kereta dan kendaraan pribadi memiliki persentase sama yakni 26 persen.

Soal lama waktu liburan, 57 persen menginginkan liburan selama tiga hari, 17 persen satu atau dua hari dan sisanya lebih dari tiga hari. Kebanyakan mengatakan waktu tiga hari adalah waktu yang pas untuk berwisata.

Bicara masalah kesehatan, hampir 100 persen (94 persen) mengatakan peduli terhadap protokol kesehatan selama liburan. Sedangkan sisanya mengatakan tidak tahu. “Terbukti meski banyak masyarakat ingin berlibur, mereka masih mementingkan kesehatan. Ini juga yang membuat OpenTripID menjamin penerapan protokol kesehatan di setiap perjalanan wisata,” tutur pria yang disapa Angga. (*)

Baca juga: Destinasi Indonesia Bak Negeri Dongeng

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    Main Menu